::selection {background:#FF0000;color:#FFFFFF;} ::-moz-selection {background:#FF0000;color:#FFFFFF;} ::-webkit-selection {background:#FF0000;color:#FFFFFF;}

Halaman

My List bLog

Kamis, 08 November 2012

Yang Lalu Biarlah Berlalu,!



Mengingat dan mengenang masa lalu,kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan di dalamnya merupakan tindakan yang bodoh dan gila. Itu sama artinya dengan membunuh semangat,memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.
Bagi orang yang berpikir,berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak akan pernah dilihat kenbali. Cukup daitutup rapat-rapat,lalu disimpan dalam ‘ruang’ penglupaan,diikat dengan tali yang kuat dalam ‘penjara’ pengacuhan selamanya. Atau, diletakan dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian,karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya kembali, kegundahan tak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memeng sudah tidak ada.
Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau dibawah paying gelap masa silam. Selamatkan diri kamu dari bayangan masa lalu!
Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, dan menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. Dalam Al-Qur’an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum dan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan ‘’itu adalah umat yang lalu.’’ Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman dan memutar kembali roda sejarah.
Orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahny orang yang menumbuk tepung, atau orang yang menggergaji serbuk kayu.
khayalan adalah bencana besar, manakala kita mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan mampu. Sebab, yang demikian itu sudah mustahil adanya.
orang yang berpikiran jernih tidak akan pernah melihat dan sedikitpun menoleh ke belakang. Pasalnys, angina akan selalu berhembus kedepan, air akan mengalir kedepan, setiap kafilah akan berjalan kedepan, dan segala sesuatu bergerak maju kedepan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunah kehidupan.


La,....Tahzan

Tidak ada komentar: